SHARE :

Pradi Belajar Atasi Sampah ke Babe Idin

Terbit : 29 September 2020 / Kategori : Berita / Komentar : 0 komentar / Author : pradiafifah
Pradi Belajar Atasi Sampah ke Babe Idin

Calon Walikota Depok, Pradi Supriatna melanjutkan safari kampanyenya, Senin (28/09). Dirinya ingin menampung sebanyak-banyaknya masukan masyarakat, yang barang tentu akan berguna bila ia nanti mendapat mandat sebagai Walikota Depok.

Ia sadar, masalah di Kota Depok cukup kompleks. Salah satunya menyoal sampah. Tak melulu cara membuangnya, namun lebih kepada bagaimana sampah bisa dimanfaatkan untuk hal-hal strategis lain.

Calon Walikota nomor urut 1 ini pun langsung belajar ke ahlinya. Seseorang yang bertahun-tahun bergelut dengan sampah. Namanya H Chaerudin atau akrab disapa Babe Idin, sosok kesohor yang peduli akan sampah. Pradi pun menyambangi Babe Idin, di Sangga Buana Karang Tengah, Kelurahan/Kecamatan Cinere.

“Saya sangat takjub dengan hutan kota Sangga Buana yang dirintis Babe Idin,” ungkap Pradi kepada Radar Depok.

Sekilas tentang Babe Idin. Dia bukan seorang pejabat, cuma seseorang yang rela memunguti sampah di bantaran Kali Pesanggrahan, Lebak Bulus, sejak 1986.

Selama ini, Babe Idin mengelola sampah di Kali Pesanggrahan menjadi berbagai produk bernilai. Atas aksinya ini, Babe Idin dikenal sebagai aktivis lingkungan. Tentu, aksinya ini perlu diacungi jempol dan menjadi pembelajaran masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Pria asli Betawi ini merupakan pembina Kelompok Tani Lingkungan Hidup (KTLH) Sangga Buana di Lebak Bulus. Kelompok ini berfokus pada pengolahan sampah dan menghijaukan kawasan pinggiran Kali Pesanggrahan.

KTLH Sangga Buana binaan Babe Idin, dijalankan puluhan anggota. Mereka bekerja di bidang pengolahan sampah dan penelitian biologi untuk mendukung sistem pertanian organik di hutan pinggiran kali.

Hutan Kota Sangga Buana seluas 120 hektare. Terdiri dari 42,8 hektare berada di wilayah DKI Jakarta dan sisanya berada di wilayah Depok dan Tangerang Selatan.

Yang menjadi hebat, meski sampahnya dibakar, namun asapnya sedikit dan tak menyesakan pernafasan. Sebab, asap telah direduksi oleh pohon bambu.

“Pohon bambu memiliki banyak fungsi. Pohon bambu mampu menyerap racun-racun di tanah. Begitu juga dengan daun-daunnya menyerap racun di udara,” ungkap Babe Idin.

Pradi mengaku, tujuannya bertemu dengan Babe Idin, tentu untuk melihat secara langsung pengelolaan sampah. Jadi nantinya ke depan itu pengelolaan sampah berdasarkan masukan dari masyarakat.

Menurut Pradi, ia telah memiliki program pengelolaan sampah. Jangka panjang dan jangka pendek.

“Babe Idin dapat menjadi inspirasi untuk mengelola bantaran sungai menjadi wisata biologi dan dipadu dengan pengelolaan sampah,” tukas Ketua DPC Partai Gerindra Kota Depok ini. (rd/jun)

 

Berita Lainnya

GP Ansor Depok Doakan Pradi-Afifah
7 December 2020
GP Ansor Depok Doakan Pradi-Afifah
Author : pradiafifah
Pradi-Afifah Targetkan Rumah Quran di Seluruh Kecamatan
2 December 2020
Pradi-Afifah Targetkan Rumah Quran di Seluruh Kecamatan
Author : pradiafifah
Relawan Prada Doakan Kemenangan Pradi-Afifah
2 December 2020
Relawan Prada Doakan Kemenangan Pradi-Afifah
Author : pradiafifah
Jelang Debat Kedua, Pradi-Afifah Sehat
30 November 2020
Jelang Debat Kedua, Pradi-Afifah Sehat
Author : pradiafifah


Tinggalkan Komentar